1. Perancangan Sistem Secara Umum
Umumnya, tahapan perancangan sistem terbagi atas
- Perancangan Ouput
Langkah-langkah perancangan sistem output :
- Menentukan kebutuhan output dari sistem yang baru
- Menentukan rancangan output berdasarkan DFD sistem yang telah dibuat
- Menentukan parameter output
| Tujuan yang harus dicapai penganalis sistem saat merancang output : |
| 1. Merancang ouput untuk tujuan tertentu | |||||||||||
| 2. Membuat output bermanfaat bagi para pengguna | |||||||||||
| 3. Mengirimi jumlah output yang tepat | |||||||||||
| 4. Menyediakan distribusi output yang tepat | |||||||||||
| 5. Menyediakan output yang tepat waktu | |||||||||||
| 6. Memilih metode output yang paling efektif. |
- Perancangan Input
Tujuan dari dilakukannya perancangan input adalah
1. Untuk mengefektifkan biaya pemasukan data
2. Untuk meningkatkan keaukaratan data
3. Menjamin pemasukkan data yang dapat diterima dan dimengerti pemakai
Proses melakukan input dibagi menjaddi 2, yaitu input secara langsung dan tidak langsung.
Input data secara langsung :
- Data Capture (Penangkapan data)
- Data Entry (Pemasukan data)
Secara tidak langsung :
- Data Capture (Penangkapan Data)
- Penyiapan Data
- Pemasukan Data (Entry Data)
Ada 2 tipe input, yaitu input internal dan input eksternal. Input internal adalah input data yang diperoleh dari proses komunikasi antara pengguna sistem dengan sistem itu sendiri. Sedangkan input eksternal adalah pemasukkan data yang datanya berasal dari luar organisasi pemakai sistem.
- Perancangan Proses
Tujuan dari Perancangan Proses Sistem yaitu untuk menjaga agar proses data lancar dan teratur sehingga menghasilkan informasi yang benar dan untuk mengawasi proses dari sistem. Perancangan Proses Sistem ini bisa digambarkan dengan Sistem Flowchart atau DFD (Data Flow Diangram) dan lain-lain. Prosesnya Real Time, Batch, Online, Offline.
- Perancangan Database
- Perancangan Kontrol
- Perancangan Jaringan
Langkah-langkahnya yaitu :
- Membuat segmen bidang usaha (berdasarkan geografis, departemen, bangunan, lantai, dsb).
- Membuat sebuah model LAN
- Mengevaluasi LAN untuk menentukan apakah mereka cocok untuk tiap segmen diseluruh usaha
- Interkoneksi segmen-segmen jaringan
- Perancangan Komputer
1. Set Instruksi
2. Arsitektur mikro dari Set Instruktur komputer itu sendiri
3. Sistem desain dari seluruh komponen dalam perangkat keras komputer
2. Kendala dalam merancang sistem
Dalam merancang suatu sistem, pasti ada saja kendala yang dialami. beberapa kendala tersebut diantaranya
- Biaya
- Komunikasi
- Fasilitas dan sumber daya yang tidak memadai
3. Metode pengumpulan data
Untuk merancang suatu sistem tentu saja dibutuhkan data data dan informasi. Tentunnya untuk memperoleh data dan informasi dibutuhkan metode metode khusus. Metode-metode untuk memperoleh data diantaranya sebagai berikut :
-
Kuesioner atau Angket
Kuesioner adalah daftar pertanyaan tertulis yang ditujukan kepada responden. Jawaban responden atas semua pertanyaan dalam kuesioner dikumpulkan kemudian dicatat/direkam
-
Observasi atau Pengamatan
Pengamatan melibatkan semua indera (penglihatan, pendengaran, penciuman, pembau, perasa. Pencatatan hasil dapat dilakukan dengan bantuan alat rekam elektronik
-
Wawancara
Pengambilan data melalui wawancara /secara lisan langsung dengan sumber data (narasumber) nya, baik melalui tatap muka atau lewat telephone (teleconference). Jawaban responden direkam dan dirangkum sendiri oleh peneliti.
-
Studi Dokumen
Pengambilan data melalui studi dokumen tertulis mamupun elektronik dari lembaga/institusi. Dokumen diperlukan untuk mendukung kelengkapan data yang lain.
Definisi RAD
Rapid Application Development atau disingkat RAD dalam bahasa indonesia artinya Pengembangan Aplikasi Cepat. Menurut Mcleod, Rapid Application Development (RAD) adalah strategi siklus hidup yang ditujukan untuk menyediakan pengembangan yang jauh lebih cepat dan mendapatkan hasil dengan kualitas yang lebih baik dibandingkan dengan hasil yang dicapai melalui siklus tradisional (2002). Menurut Bentley, RAD merupakan gabungan dari bermacam-macam teknik terstruktur dengan teknik prototyping dan teknik pengembangan joint application untuk mempercepat pengembangan sistem/aplikasi (2004). Dapat dilihat dari peryataan diatas, metode RAD lebih memfokuskan ke pengembangan sistem yang singkat serta lebih memfokuskan ke model pengembangan adaptasi sesuai keadaan daripada planning yang matang disaat awal perancangan. Metode RAD ini cocok digunakan jika dibutuhkan suatu sistem baru untuk menyokong/membantu fungsi/proses bisnis baru dari suatu perusahaan.
Tahapan RAD
Menurut Kendall (2010), terdapat tiga fase dalam RAD yang melibatkan penganalisis dan pengguna dalam tahap penilaian, perancangan, dan penerapan. Adapun ketiga fase tersebut adalah
1. Perencanaan Syarat-Syarat
2. Workshop Desain RAD
Fase ini adalah fase untuk merancang dan memperbaiki yang bisa digambarkan sebagai workshop.
Penganalisis dan dan pemrogram dapat bekerja membangun dan menunjukkan
representasi visual desain dan pola kerja kepada pengguna. Workshop desain ini dapat dilakukan selama beberapa hari tergantung dari ukuran aplikasi yang akan dikembangkan.3. Implementasi
Pada fase implementasi ini, penganalisis bekerja dengan para pengguna secara intens selama workshop
dan merancang aspek-aspek bisnis dan nonteknis perusahaan. Segera
setelah aspek-aspek ini disetujui dan sistem-sistem dibangun dan
disaring, sistem-sistem baru atau bagian dari sistem diujicoba dan
kemudian diperkenalkan kepada organisasi (Kendall, 2010).
Keunggulan :
- Proses pengembangan lebih cepat
- Biaya lebih murah
- Perubahan desain sistem dapat lebih berpengaruh dengan cepat dibandingkan dengan pendekatan SDLC tradisional.
- Sudut pandang user disajikan dalam sistem akhir baik melalui fungsi-fungsi sistem atau antarmuka pengguna.
- Kemungkinan kualitas lebih rendah
- Penganalisis berusaha mepercepat projek dengan terburu-buru
- Tidak cocok untuk keperluan jangka panjang
- Menyulitkan programmer yang tidak berpengalaman menggunakan prangkat ini di mana programmer dan analyst dituntut untuk menguasai kemampuan-kemampuan baru sementara pada saat yang sama mereka harus bekerja mengembangkan sistem.
REFERENSI :
http://catatanimam20.blogspot.com/2012/10/analisa-perancangan-output-dan-input.html
https://ismant0.wordpress.com/2012/12/01/perancangan-dan-pengembangan-sistem/
https://piyaneo.wordpress.com/2014/05/10/rapid-application-development-rad/

